Universitas Pertamina Perluas Akses Global Mahasiswa Lewat Program Student Mobility
Universitas Pertamina kembali menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat posisi sebagai kampus energi berkelas dunia. Melalui kegiatan Meeting & Info Session bertajuk “Program Student Mobility”, universitas ini membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik dan profesional di tingkat internasional. Program yang digelar bekerja sama dengan KLP Corporation dan Global Humany Tech ini diikuti oleh mahasiswa dari jurusan Teknik Logistik dan Teknik Sipil, serta dihadiri pimpinan universitas dan perwakilan perusahaan Jepang.
Acara tersebut berlangsung penuh antusiasme di lingkungan kampus Universitas Pertamina. Rektor, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., hadir langsung untuk memberikan sambutan dan motivasi kepada mahasiswa. Dalam kesempatan itu, beliau menegaskan bahwa mobilitas mahasiswa lintas negara adalah kunci penting dalam membentuk karakter lulusan yang siap menghadapi dunia global yang dinamis. “Kolaborasi internasional menjadi kunci agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, namun juga menyerap praktik langsung di dunia industri,” ujarnya.
Selain menghadirkan jajaran pimpinan universitas, kegiatan ini juga diikuti oleh tokoh penting dari berbagai institusi Jepang. Hadir eksekutif dari KLP Corporation seperti Mr. Yuichi Kaneko, Mr. Kimikazu Tagawa, Mr. Tomofumi Harigae, Mr. Keisuke Yamamoto, Mr. Kenta Hammura, dan Mr. Koji Yanagihara. Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana kolaborasi akademik dan industri dapat mempercepat pembentukan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di pasar global. Turut hadir pula perwakilan Global Humany Tech yang menyoroti pentingnya cross-cultural understanding sebagai bagian dari kompetensi internasional.
Program Student Mobility sendiri dirancang untuk memberikan pengalaman belajar dan magang di luar negeri, terutama di Jepang, bagi mahasiswa Universitas Pertamina. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam lingkungan kerja profesional dengan standar internasional. Tujuannya jelas: menyiapkan mahasiswa agar memiliki keunggulan kompetitif di era globalisasi industri energi dan teknologi.
Kehadiran tujuh mahasiswa Universitas Pertamina yang telah menyelesaikan magang batch pertama di perusahaan Jepang menjadi sorotan tersendiri. Mereka berbagi pengalaman langsung tentang budaya kerja, disiplin, serta inovasi teknologi di perusahaan tempat mereka ditempatkan. Cerita mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk menyiapkan diri mengikuti jejak serupa. Beberapa dari mereka bahkan mengaku bahwa pengalaman tersebut telah mengubah cara pandang mereka terhadap dunia kerja dan pentingnya kolaborasi lintas budaya.
Bagi Universitas Pertamina, program seperti ini tidak sekadar meningkatkan reputasi akademik, tetapi juga memperkuat jejaring global. Kampus ini menyadari bahwa di tengah cepatnya perkembangan industri energi dunia, perguruan tinggi harus mampu menghubungkan pendidikan dengan praktik profesional secara langsung. Student Mobility menjadi jembatan antara teori dan kenyataan, sekaligus membentuk mahasiswa yang tangguh, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan global.
Kegiatan sosialisasi tersebut ditutup dengan sesi internal meeting antara pihak Universitas Pertamina dan mitra Jepang. Pertemuan membahas evaluasi kerja sama yang telah berlangsung serta peluang kemitraan baru di masa depan. Salah satu hasil yang diharapkan adalah pembukaan jalur magang untuk lebih banyak mahasiswa di sektor logistik, energi, dan infrastruktur.
Lewat Program Student Mobility, Universitas Pertamina menegaskan diri sebagai kampus yang visioner. Mereka tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan internasional. Dengan semangat kolaboratif dan jaringan global yang terus berkembang, langkah Universitas Pertamina menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mencetak generasi muda berdaya saing dunia.




